ITSEC Asia (IDX: CYBR) dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber
Melalui inisiatif ini, ITSEC dan ADIGSI memperkuat kesadaran keamanan siber dan kesiapan kepemimpinan di tingkat nasional, sekaligus membangun kolaborasi jangka panjang antara industri, pemerintah, dan komunitas digital guna mendorong transformasi digital Indonesia.
Jakarta, 14 Desember 2026 – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, menggandeng ADIGSI (Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia) meluncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber. Inisiatif ini merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan siber Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan, dan kolaborasi ekosistem, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Road to ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026.
Program ini akan dilaksanakan melalui peluncuran nasional dalam dua fase selama enam bulan pada tahun 2026, dengan menargetkan lebih dari 1.000 peserta di seluruh Indonesia. Peserta mencakup perwakilan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta, mulai dari praktisi tingkat operasional hingga jajaran kepemimpinan senior.
Ketahanan siber saat ini tidak lagi hanya menjadi tantangan teknologi, tetapi telah menjadi tanggung jawab kepemimpinan dan tata kelola. Melalui program ini, ITSEC membangun jalur nasional yang terstruktur untuk menghubungkan kesiapan operasional sehari-hari dengan pengambilan keputusan di tingkat eksekutif, sehingga keamanan siber tertanam sebagai bagian integral dari kepemimpinan organisasi.
Penguatan ketahanan siber nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat serta komitmen kepemimpinan yang nyata. Sebagai asosiasi industri dan mitra strategis pemerintah, ADIGSI berperan menerjemahkan agenda ketahanan siber nasional ke dalam implementasi konkret di sektor industri. Melalui Gerakan Nasional Ketahanan Siber, ADIGSI dan ITSEC secara bersama-sama meningkatkan postur keamanan siber baik di level teknis maupun kepemimpinan, sebagai fondasi bagi ekosistem digital Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, ITSEC dan ADIGSI berupaya mendorong keseragaman tingkat kesadaran keamanan siber dan kesiapan kepemimpinan secara nasional, sekaligus memperkuat kolaborasi jangka panjang antara industri, pemerintah, dan komunitas digital dalam mendukung transformasi digital Indonesia.
Melalui program ini, ITSEC dan ADIGSI berupaya berkontribusi pada peningkatan kesadaran keamanan siber dan kesiapan kepemimpinan yang lebih konsisten di tingkat nasional. Langkah ini sekaligus memperkuat kolaborasi jangka panjang antara industri, pemerintah dan komunitas digital dalam mendukung transformasi digital Indonesia.
Struktur dan Implementasi Program
Gerakan Nasional Ketahanan Siber dirancang sebagai program berkelanjutan sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian acara Road to ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026, yang memadukan kesiapan operasional dan tata kelola kepemimpinan dalam satu kerangka implementasi.
-
Tingkat Fundamental (Pejuang Cyber Indonesia): Berfokus pada pembangunan kesadaran dan kesiapan keamanan siber praktis dalam organisasi melalui lokakarya luring (offline) dan hibrida, diskusi berbasis kasus, serta latihan simulasi. Program ini menyasar manajer IT dan keamanan siber, tim risiko dan kepatuhan (risk and compliance), pemimpin operasional, serta organisasi dengan eksposur digital yang tinggi. Peserta akan terdaftar secara resmi sebagai bagian dari jejaring nasional Pejuang Cyber Indonesia.
-
Tingkat Pimpinan (Cyber Champion Leadership Program): Mengangkat isu keamanan siber ke tingkat eksekutif dan dewan direksi melalui lokakarya berbasis undangan dan diskusi meja bundar kepemimpinan tertutup (closed-door leadership roundtables). Menargetkan 50–100 pemimpin senior dari berbagai sektor, program ini memperkuat kesadaran para eksekutif atas risiko dan tata kelola siber. Puncaknya akan dilaksanakan pada ajang ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026 sebagai titik konsolidasi nasional inisiatif tersebut.
Identitas Baru: Cybersecurity Delivered
Bersamaan dengan peluncuran program nasional tersebut, ITSEC turut memperkenalkan logo perusahaan dan slogan baru, yakni “Cybersecurity Delivered.”
Penguatan identitas ini mencerminkan pergeseran strategis ITSEC menuju model keamanan siber yang berfokus pada jenis layanan, dengan menekankan hasil yang terukur dibandingkan sekadar solusi mandiri. Manajemen perusahaan menegaskan bahwa pemosisian baru ini menggarisbawahi komitmen ITSEC untuk memastikan strategi keamanan siber diterjemahkan menjadi dampak operasional nyata yang mencakup pencegahan, deteksi, respons dan pemulihan di seluruh aspek SDM, proses maupun teknologi.
Penyegaran jenama ini juga selaras dengan pertumbuhan berkelanjutan ITSEC sebagai perusahaan publik, menyusul pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2023 serta perannya yang makin luas dalam mendukung kebutuhan keamanan siber di sektor pemerintahan, jasa keuangan, telekomunikasi dan industri.
Dengan rekam jejak lebih dari 5.000 proyek keamanan siber yang telah diselesaikan serta dukungan lebih dari 330 tenaga profesional di berbagai pasar, ITSEC memosisikan identitas baru ini sebagai cerminan kematangan eksekusi dan akuntabilitas jangka panjang kepada klien dan pemangku kepentingan.
.png)
