Logo
Monitor Illustration
Blog

News, Article, and Solution in Cybersecurity Realms.

Mengapa Inventaris Aset Adalah Fondasi Pertahanan Siber yang Kuat
Teknologi

Mengapa Inventaris Aset Adalah Fondasi Pertahanan Siber yang Kuat

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jan 09, 2026 4 minutes read

PENDAHULUAN Banyak serangan siber berhasil bukan karena alat keamanannya gagal, tapi karena perusahaan tidak benar-benar tahu apa yang sedang mereka lindungi. Menurut World Economic Forum, risiko siber terus meningkat seiring makin rumitnya dunia digital kita, apalagi dengan maraknya penggunaan cloud dan kerja jarak jauh (remote work). Sistem, aplikasi, dan perangkat baru bertambah lebih cepat daripada kemampuan tim keamanan untuk mencatatnya. Lama-lama, ada aset yang terlupakan, tidak terkelola, atau dibiarkan tanpa pengamanan yang benar. Aset-aset "gaib" inilah yang sering jadi pintu masuk paling empuk bagi penyerang. Catatan: Jika Anda ingin penjelasan lebih dasar, coba cek artikel kami sebelumnya: Why You Need To Take Asset Inventory Seriously [https://itsec.asia/blog/why-you-need-to-take-asset-inventory-seriously?utm_source=chatgpt.com]. Di sana dijelaskan konsep dasarnya dengan bahasa yang lebih sederhana. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengapa inventarisasi aset adalah kemampuan dasar yang wajib dimiliki untuk pertahanan siber modern. APA ITU INVENTARISASI ASET KEAMANAN SIBER? Singkatnya, ini adalah proses mendata dan menjaga visibilitas (pemantauan) atas semua aset digital di dalam organisasi Anda. Ini mencakup: * Endpoints: Seperti laptop, server, dan perangkat seluler (HP/tablet). * Infrastruktur Jaringan: Router, switch,

Professor IllustrationAndroid IllustrationMonitors Illustration

Recent Highlights

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Gandeng Infinix untuk Perkuat Perlindungan Digital Nasional di Indonesia
News

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Gandeng Infinix untuk Perkuat Perlindungan Digital Nasional di Indonesia

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Feb 02, 2026 4 minutes read

Jakarta, 27 Januari 2026 — PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber dan cyber-AI terkemuka di Indonesia, mengumumkan kolaborasi strategis dengan Infinix, merek smartphone global yang dikenal dengan perangkat berperforma tinggi dengan harga terjangkau bagi para pengguna digital yang aktif. Melalui kerja sama ini, IntelliBroń Aman, solusi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) besutan ITSEC Asia, kini terintegrasi pada Infinix NOTE Edge 5G+ di Indonesia. Ini menjadi peluncuran global pertama IntelliBroń Aman di lini Infinix NOTE. Ke depannya, solusi ini juga direncanakan hadir pada Infinix NOTE 60, memperluas akses perlindungan siber terintegrasi bagi lebih banyak pengguna. IntelliBroń Aman dirancang untuk membantu pengguna smartphone sehari-hari tetap aman saat beraktivitas online. Aplikasi ini melindungi individu dan keluarga dari berbagai ancaman digital umum seperti phishing, tautan berbahaya, situs tidak aman dan koneksi yang mencurigakan. Solusi ini bekerja secara otomatis di latar belakang untuk mencegah ancaman sebelum mencapai perangkat, tanpa mengganggu performa ponsel. Pengguna juga akan menerima notifikasi real-time serta informasi yang mudah dipahami mengenai potensi dari resiko, sehingga dapat tetap waspada dan terkendali. Dengan tampilan

Cybersecurity Roadmap: Mengapa Penting dalam Mengelola Risiko Enterprise Saat Ini
Cybersecurity

Cybersecurity Roadmap: Mengapa Penting dalam Mengelola Risiko Enterprise Saat Ini

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jan 22, 2026 5 minutes read

PENDAHULUAN Banyak organisasi telah berinvestasi besar pada berbagai tools keamanan, namun tetap kesulitan menjelaskan postur keamanan mereka secara menyeluruh. Hal ini sering kali bukan disebabkan oleh kurangnya teknologi, melainkan karena tidak adanya arah yang jelas. Seiring semakin kompleksnya lingkungan digital, keputusan keamanan kini tersebar di berbagai area mulai dari cloud platform, endpoint jarak jauh, integrasi pihak ketiga, hingga sistem berbasis AI. Berdasarkan temuan yang disoroti oleh World Economic Forum [https://www.weforum.org/], risiko siber saat ini bukan lagi soal satu celah keamanan, melainkan akumulasi dari upaya keamanan yang terfragmentasi di lingkungan yang saling terhubung. Tanpa perencanaan yang jelas, inisiatif keamanan cenderung bersifat reaktif. Kontrol keamanan ditambahkan sebagai respons terhadap insiden, audit, atau rekomendasi vendor, bukan sebagai bagian dari strategi yang terkoordinasi. Di sinilah Cybersecurity Roadmap menjadi sangat krusial. Roadmap menyediakan kerangka terstruktur untuk menetapkan prioritas, menyusun tahapan peningkatan keamanan, serta menyelaraskan keamanan dengan risiko bisnis. Panduan industri seperti NIST Cybersecurity Framework (CSF) [https://www.nist.gov/cyberframework] menekankan bahwa pendekatan ini membantu organisasi beralih dari tindakan keamanan yang terisolasi menuju postur pertahanan yang terpadu dan resilien. APA ITU CYBERSECURITY ROADMAP? Cybersecurity Roadmap adalah

ITSEC Asia (IDX: CYBR) dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber
News

ITSEC Asia (IDX: CYBR) dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jan 19, 2026 3 minutes read

Jakarta, 14 Desember 2026 – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, menggandeng ADIGSI (Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia) meluncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber. Inisiatif ini merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan siber Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan, dan kolaborasi ekosistem, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Road to ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026. Program ini akan dilaksanakan melalui peluncuran nasional dalam dua fase selama enam bulan pada tahun 2026, dengan menargetkan lebih dari 1.000 peserta di seluruh Indonesia. Peserta mencakup perwakilan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta, mulai dari praktisi tingkat operasional hingga jajaran kepemimpinan senior. Ketahanan siber saat ini tidak lagi hanya menjadi tantangan teknologi, tetapi telah menjadi tanggung jawab kepemimpinan dan tata kelola. Melalui program ini, ITSEC membangun jalur nasional yang terstruktur untuk menghubungkan kesiapan operasional sehari-hari dengan pengambilan keputusan di tingkat eksekutif, sehingga keamanan siber tertanam sebagai bagian integral dari kepemimpinan organisasi. Penguatan ketahanan siber nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat serta komitmen kepemimpinan yang nyata.

Editor's Choice

Understanding the Diverse Sources and Platforms of Threat Intelligence

Juli 21, 2023

Jenkins + Gitlab + Sonarqube + Maven Integration: DevOps Configuration

Juli 11, 2023

Automated Suricata-to-ATT&CK Mapper using Machine Learning

Juli 21, 2023

Setup Basic Hacking Lab Infrastructure

Juli 21, 2023

Binary Analysis With RetDec and SYNOPSYS Code-DX

Juli 21, 2023

Streamlining Suricata / Snort Signature Development with Dalton

Juli 21, 2023
No article found

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe