Logo
Events

Jangan Lewatkan Untuk Ikut Berkontribusi dalam Penguatan Ekosistem Digital Indonesia di ITSEC: Cyber

cybersecurity summit

Jangan lewatkan ITSEC: Cybersecurity Summit 2025! Ajang terbesar untuk kolaborasi, inovasi, dan penguatan keamanan digital di Indonesia!

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jul 30, 2025
Jangan Lewatkan Untuk Ikut Berkontribusi dalam Penguatan Ekosistem Digital Indonesia di ITSEC: Cyber

Jangan Lewatkan Untuk Ikut Berkontribusi dalam Penguatan Ekosistem Digital Indonesia di ITSEC: Cybersecurity Summit 2025!

Dunia digital memang dunia yang selalu membuat kita semakin terhubung, tapi juga penuh tantangan. Bayangkan saja, berdasarkan data yang diperoleh dari BSSN, ada lebih dari 330 juta anomali trafik siber yang terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2024! Ancaman ini nyata dan bisa berdampak pada pencurian data sensitif hingga rusaknya reputasi organisasi.

Melihat hal tersebut, ITSEC Asia mempersembahkan ITSEC: Cybersecurity Summit 2025, sebuah forum keamanan siber infrastruktur kritikal terbesar se-Asia Tenggara yang akan digelar pada 26-28 Agustus 2025 di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place guna meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat akan maraknya ancaman siber.

Acara ini merupakan wadah untuk berbagi wawasan, menjajaki solusi teknologi terbaru, serta membangun koneksi dengan para profesional di bidang keamanan siber. Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Rudolf Dannacher, menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi dalam upaya memperkuat ketahanan digital di Indonesia.

Berikut adalah 5 hal yang akan kamu dapat dari ITSEC: Cybersecurity Summit 2025!

1. Belajar Langsung dari Pakar Siber Global

ITSEC Cybersecurity Summit 2025 merupakan sebuah konferensi terbesar se-Asia Tenggara yang secara khusus dirancang untuk menjadi wadah pertukaran ilmu. Acara ini akan menghadirkan para pembicara ahli yang berasal dari dalam maupun luar negeri, memastikan wawasan yang dibagikan memiliki perspektif global dan relevan dengan kondisi lokal. Jajaran pakar siber kelas dunia datang dari berbagai sektor krusial, termasuk pemerintahan, industri kesehatan, keuangan, teknologi, hingga kalangan akademisi, menciptakan dialog yang kaya dan multidisiplin. 

2. Jadi Saksi Lahirnya Talenta Siber Masa Depan

Salah satu agenda baru yang dirancang secara strategis dalam ITSEC Cybersecurity Summit 2025 adalah CTF Competition dan Call For Paper. Kompetisi CTF ini secara spesifik bertujuan untuk menarik minat generasi muda yang memiliki bakat dan ketertarikan mendalam pada bidang keamanan siber.  Ini menjadi sebuah panggung bagi mereka untuk unjuk kebolehan dan menguji kemampuan dalam sebuah skenario yang menantang dan realistis, sekaligus memperkenalkan mereka pada industri keamanan siber yang profesional.

Call For Paper merupakan ajang untuk unjuk intelejensi akademisi atau praktisi dalam penelitian mengenai keamanan siber, baik secara general maupun secara spesifik terkait keamanan sistem Operational Technology (OT). Melalui program ini, ITSEC Asia membuka ruang bagi para peneliti, profesional, maupun Mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan literasi dan inovasi di bidang keamanan siber.

Karya ilmiah yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk dipresentasikan secara langsung di ITSEC Cybersecurity Summit 2025 di hadapan para pelaku industri, regulator, dan komunitas keamanan siber.

3. Paham Cara Melindungi Infrastruktur Kritis

Mengusung tema "The Largest Critical Infrastructure Cybersecurity Event in Southeast Asia," acara ini menempatkan perlindungan infrastruktur kritis sebagai fokus utamanya. Sektor-sektor vital seperti layanan kesehatan, industri keuangan, energi dan transportasi merupakan tulang punggung bagi keberlangsungan layanan publik, sehingga menjadikannya target utama serangan siber.  Gangguan pada sistem di sektor-sektor ini dapat menyebabkan dampak yang luas dan merugikan masyarakat secara langsung.

4. Menguasai Aturan Main Privacy Information Management System (PIMS)

Seiring dengan penerapan regulasi baru seperti Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) di Indonesia, pemahaman mengenai manajemen data pribadi menjadi sebuah keharusan.  Organisasi dari berbagai sektor kini dituntut untuk memiliki Privacy Information Management System (PIMS) yang andal untuk memastikan kepatuhan dan melindungi data sensitif dari penyalahgunaan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut,  ITSEC Cybersecurity Summit 2025 menyelenggarakan pelatihan PECB 27701 Lead Implementer. Pelatihan ini secara khusus berfokus untuk penguatan pemahaman peserta terhadap PIMS. Melalui pelatihan ini, para profesional dapat mempelajari cara merancang, menerapkan, dan mengelola sistem manajemen informasi privasi yang efektif, sejalan dengan kerangka kerja regulasi yang berlaku di Indonesia. 

Menguasai PIMS tidak hanya penting untuk menghindari sanksi hukum, tetapi juga krusial untuk menjaga reputasi dan kepercayaan publik. Kegagalan dalam melindungi data sensitif dapat berujung pada kerusakan reputasi dan penurunan kepercayaan terhadap suatu organisasi.  Oleh karena itu, pelatihan ini memberikan nilai strategis bagi perusahaan untuk memperkuat postur keamanan data mereka dan menunjukkan komitmen terhadap privasi pelanggan.

5. Bangun Jaringan dan Temukan Solusi Terkini Lewat Conference & Exhibition

Sesi Conference & Exhibition di ITSEC Cybersecurity Summit 2025 dirancang sebagai ruang kolaborasi yang dinamis. Sesi ini menghadirkan jajaran pakar yang mengesankan. Di antara mereka, para pembicara terkemuka yang akan hadir meliputi Saladin Dharma Nugraha Effendi, Direktur Information Technology BRI; Cahyono Adhifatra, Direktur BSSN; Michael Murphy, Director Operational Technology and Critical Infrastructure APAC dari Fortinet; pakar Cyber Security Engineer Dr. Marina Krotofil; Daniel Dos Santos, Head of Research dari Forescout, serta beberapa pembicara luar biasa lainnya dari berbagai industri.

Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan solusi teknologi dan inovasi terkini dalam keamanan siber, memungkinkan para peserta untuk menemukan mitra dan teknologi yang tepat bagi organisasi mereka. Patrick, selaku Presiden Direktur ITSEC Asia, mengundang seluruh pihak untuk berpartisipasi dalam momen penting ini. Kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat mendorong terciptanya kebijakan dan infrastruktur digital yang aman, demi membangun masa depan digital Indonesia yang lebih baik.

Siap Menjadi Bagian dari Perubahan?

ITSEC Cybersecurity Summit 2025 adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi dan membangun masa depan digital Indonesia yang lebih aman.

Jangan sampai ketinggalan! Informasi lengkap dan pembelian tiket sudah bisa diakses secara umum melalui https://itsecsummit.events/

Share this post

You may also like

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, Penetration Testing Kelas Dunia Buatan Indonesia
Events

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, Penetration Testing Kelas Dunia Buatan Indonesia

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) telah meningkatkan kecepatan pengembangan teknologi, tetapi kemampuan yang sama juga dapat dimanfaatkan untuk mempercepat dan mengotomatisasi serangan siber. Di tengah perubahan tersebut, organisasi menghadapi tantangan untuk memastikan pengujian keamanan dapat mengikuti kecepatan perubahan sistem dan ancaman. Menjawab kebutuhan tersebut, PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber dan AI terkemuka di Indonesia, resmi meluncurkan Bronyx AI, platform AI-assisted automated penetration testing yang dikembangkan dari Indonesia untuk membantu organisasi melakukan pengujian keamanan dalam hitungan jam dengan tetap mempertahankan keterlibatan tenaga ahli keamanan siber. Peluncuran Bronyx AI yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (15/7) turut dihadiri Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Sonny Hendra Sudaryana, dan Anggota Dewan Etik Asosiasi Fintech Indonesia Yudho Giri Sucahyo. Dalam acara tersebut, para pembicara membahas perkembangan AI, tantangan keamanan siber serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah, regulator dan industri dalam memperkuat keamanan ekosistem digital Indonesia. ITSEC Asia juga mendemonstrasikan kemampuan Bronyx AI dalam melakukan proses pengujian keamanan dengan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jul 16, 2026 4 minutes read
ITSEC Asia Perkuat Ekosistem Siber & AI Indonesia melalui Pengembangan Talenta dan Solusi AI
Events

ITSEC Asia Perkuat Ekosistem Siber & AI Indonesia melalui Pengembangan Talenta dan Solusi AI

PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) menegaskan pentingnya percepatan pengembangan talenta keamanan siber di Indonesia melalui dukungan langsung kepada Firoos Ghathfaan Ramadhan, pelajar berusia 14 tahun asal Subang yang berhasil mengidentifikasi kerentanan keamanan pada platform berskala global. Di tengah meningkatnya ancaman siber dan kebutuhan industri yang terus berkembang, keberadaan talenta muda seperti Firoos menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. Namun potensi tersebut memerlukan dukungan nyata agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari Cyber Talent Indonesia Program, ITSEC Asia memberikan dukungan perangkat kerja untuk menunjang aktivitas riset dan pengembangan kemampuan teknis Firoos. Langkah ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas pencapaiannya, tetapi juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong lahirnya lebih banyak talenta siber unggul di Indonesia. President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher menyampaikan bahwa tantangan utama saat ini tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga kesiapan talenta. “Kita sering bicara soal ancaman siber, tapi jarang membahas kesiapan talenta. Faktanya, talenta muda Indonesia sudah mampu bersaing di level global. Yang belum kita bangun secara

|
Mei 22, 2026 2 minutes read
ITSEC Asia Bawa Gerakan Nasional Ketahanan Siber ke Indonesia Timur
Events

ITSEC Asia Bawa Gerakan Nasional Ketahanan Siber ke Indonesia Timur

Meningkatnya aktivitas serangan siber di Indonesia membuat kesiapan menghadapi krisis digital semakin mendapat perhatian dari kalangan pimpinan organisasi. Sepanjang tahun 2025, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat lebih dari 5,16 miliar anomali trafik atau indikasi aktivitas siber yang memerlukan perhatian lebih. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan merespons insiden sama pentingnya dengan upaya pencegahan. Untuk memperkuat kesiapan tersebut, PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) bersama Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) menggelar Roadshow Gerakan Nasional Ketahanan Siber (GNKS) di Makassar pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan ini mempertemukan para pemimpin industri, praktisi keamanan siber dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kemampuan organisasi dalam menghadapi berbagai skenario krisis siber. Diselenggarakan di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla, kegiatan ini menghadirkan Executive Tabletop Exercise yang dirancang untuk membantu para pengambil keputusan memahami proses penanganan insiden siber. Program ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Ketahanan Siber yang dijalankan sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, GNKS juga telah diselenggarakan di Banten pada tanggal 30 April 2026 lalu. Berbeda dengan seminar atau sesi paparan biasa, peserta dibagi

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jun 30, 2026 3 minutes read

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe