-
Job Description:
- Merancang dan menerapkan model data serta algoritma pembelajaran mesin untuk mendeteksi dan mencegah perilaku penipuan di seluruh sistem TI, transaksi, dan aktivitas pengguna.
- Menganalisis kumpulan data berskala besar dari log, identifikasi sistem, keamanan jaringan, dan telemetri titik akhir untuk mengidentifikasi anomali dan pola penipuan.
- Mengembangkan dan memelihara mekanisme penilaian risiko penipuan serta sistem peringatan otomatis untuk mengubah indikator penipuan menjadi informasi dan kebijakan yang dapat ditindaklanjuti.
- Membuat dasbor dan visualisasi untuk menyampaikan tren penipuan, metrik insiden, dan kinerja model kepada pemangku kepentingan dan auditor.
- Mendukung upaya kepatuhan terhadap regulasi (misalnya, ISO 27001, NIST, GDPR) dengan menyediakan bukti efektivitas pengendalian dan penilaian risiko berbasis data.
- Melakukan tinjauan pasca-insiden menggunakan data forensik untuk meningkatkan kerangka kerja deteksi dan pencegahan.
Requirement:
- Gelar sarjana atau magister di bidang Ilmu Data, Ilmu Komputer, Statistik, atau bidang terkait.
- Pengalaman minimal 3 tahun di bidang ilmu data, analisis penipuan, atau deteksi ancaman siber, idealnya di lingkungan yang diatur secara ketat atau berisiko tinggi.
- Kemahiran dalam Python, R, atau bahasa pemrograman serupa untuk pemodelan statistik dan pembelajaran mesin.
- Pengalaman menggunakan alat-alat seperti SQL, Spark, Scikit-learn, TensorFlow, atau alat serupa.
- Keterampilan dalam format data keamanan (misalnya, syslogs, JSON, NetFlow) dan platform SIEM (misalnya, Splunk, QRadar, ELK).
- Pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip keamanan siber, vektor penipuan, dan kerangka kerja pengendalian (misalnya, NIST CSF, ISO 27001, COBIT).
- Pengetahuan yang kuat tentang deteksi anomali, pembelajaran terawasi dan tidak terawasi, serta analisis deret waktu.
- Kemampuan untuk menyampaikan temuan teknis kepada pemangku kepentingan non-teknis secara efektif.
- Kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan analisis statistik yang kuat.
- Pemahaman tentang pemodelan ancaman, toleransi risiko, dan strategi mitigasi.
- Kemampuan untuk bekerja lintas fungsi dengan tim GRC, kepatuhan, dan tim teknik.
- Mampu menyajikan wawasan kompleks secara jelas dan ringkas yang disesuaikan dengan audiens yang berbeda.
.png)