Logo
News

PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Siap Percepat Ekspansi di Tengah Meningkatnya Kebutuhan Keamanan Siber

ITSEC Asia perkuat struktur organisasi, optimalkan pemanfaatan dana IPO dan tegaskan fokus pertumbuhan jangka panjang di tengah percepatan transformasi digital Indonesia

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Mei 22, 2026
PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Siap Percepat Ekspansi di Tengah Meningkatnya Kebutuhan Keamanan Siber

Jakarta, 21 Mei 2026 — PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia/Perseroan) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, hari ini menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang menegaskan komitmen Perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta kesiapan organisasi untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan serta pelaporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) dan Waran Seri I sebagai bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas Perseroan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Perseroan mencatat laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp68,35 miliar. Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembentukan cadangan wajib sebesar Rp100 juta sesuai ketentuan yang berlaku, sementara sisanya akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha Perseroan ke depan. Sejalan dengan keputusan tersebut, Perseroan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Langkah ini mencerminkan fokus Perseroan dalam menjaga disiplin finansial sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.

Perseroan juga melaporkan bahwa seluruh dana hasil IPO sebesar Rp92,18 miliar telah direalisasikan sepenuhnya hingga tahun buku 2025 sesuai rencana penggunaan dana yang telah disampaikan kepada regulator. Selain itu, dana hasil konversi Waran Seri I yang telah terealisasi mencapai Rp90,75 miliar, dengan sisa dana sebesar Rp14,83 miliar yang akan terus digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis dan penguatan kapabilitas Perseroan pada fase pertumbuhan berikutnya.

Di tengah percepatan transformasi digital nasional, ITSEC Asia melihat peningkatan kebutuhan keamanan siber di sektor pemerintahan, jasa keuangan, infrastruktur kritikal dan enterprise. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ITSEC Asia terus memperkuat kapabilitas pada area cyber resilience, managed security services serta pengembangan solusi keamanan berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan ancaman digital dan AI.

Sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi, pemegang saham menyetujui pengangkatan Yulius C. Rusli dan Viko Setiyawan sebagai Direktur Perseroan. Pengangkatan ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas eksekusi bisnis, pengembangan strategis serta kesiapan organisasi dalam menjawab kebutuhan pasar keamanan siber yang terus berkembang.

RUPST juga menerima pengunduran diri Bambang Susilo dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan. Perseroan menegaskan bahwa Bambang Susilo akan tetap berkontribusi melalui peran strategis sebagai pimpinan unit bisnis Governance, Risk and Compliance (GRC), sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan di sektor keamanan siber.

Dewan Komisaris

Jabatan

Richardus Eko Indrajit

Presiden Komisaris

Andri Hutama Putra

Komisaris

Agustinus Nicholas L. Tobing

Komisaris Independen

Direksi

Jabatan

Patrick Rudolf Dannacher

Presiden Direktur

Marek Bialoglowy

Wakil Presiden Direktur

Eko Prasudi Widianto

Direktur

Doni Mora

Direktur

Yulius C. Rusli

Direktur

Viko Setiyawan

Direktur

Struktur Organisasi Terbaru PT ITSEC Asia Tbk

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menyampaikan bahwa penguatan struktur kepemimpinan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan Perseroan sekaligus menjawab dinamika industri keamanan siber yang semakin kompleks. “Industri keamanan siber kini memasuki fase yang semakin strategis bagi keberlanjutan bisnis dan ketahanan nasional. Karena itu, penguatan organisasi bukan hanya tentang pertumbuhan Perseroan, tetapi juga memastikan kami memiliki struktur, kapabilitas dan kepemimpinan yang tepat untuk menjawab kebutuhan pasar yang berkembang sangat cepat. Kami melihat momentum besar di Indonesia dan ITSEC Asia siap mengambil peran yang lebih signifikan dalam membangun ekosistem keamanan digital yang tangguh,” ujar Patrick.

“Keamanan siber saat ini sudah menjadi kebutuhan strategis bagi banyak organisasi. Kami melihat peluang besar untuk terus memperkuat kapabilitas Perseroan dan menghadirkan nilai yang lebih besar bagi pelanggan melalui inovasi, kolaborasi dan eksekusi yang lebih solid,” ujar Yulius C. Rusli.

“Kami percaya fondasi yang dimiliki ITSEC Asia hari ini memberikan ruang yang sangat kuat untuk bertumbuh. Fokus kami adalah memastikan Perseroan terus agile dalam menjawab kebutuhan pasar dan perkembangan ancaman digital yang terus berubah,” tambah Viko Setiyawan.

Penguatan struktur kepemimpinan ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan akan ketahanan siber nasional seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor. Dengan fondasi tata kelola yang semakin kuat, pemanfaatan modal yang disiplin serta fokus pada pengembangan kapabilitas, ITSEC Asia optimistis dapat mempercepat pertumbuhan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis keamanan siber terpercaya di Indonesia.

Menutup pernyataannya, Patrick menegaskan arah jangka panjang Perseroan. “Kami memasuki fase di mana fokus utama adalah eksekusi dan pertumbuhan yang terukur. Dengan pondasi yang telah diperkuat, ITSEC Asia siap mendorong ekspansi sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.”

Share this post

You may also like

ITSEC Asia Pacu Pertumbuhan Keamanan Siber Berbasis AI di 2025
News

ITSEC Asia Pacu Pertumbuhan Keamanan Siber Berbasis AI di 2025

Press Release
2025 Highlights
Performance
Cybersecurity
Innovation
ITSEC

Jakarta, Indonesia | 30 Desember 2025 – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) hari ini menyampaikan pencapaian utama kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025, yang ditandai dengan penguatan eksekusi layanan keamanan siber bagi segmen enterprise, inovasi berkelanjutan melalui solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), perluasan pengembangan kapabilitas melalui ITSEC Cybersecurity & AI Academy, serta peningkatan kinerja keuangan yang mencerminkan kedisiplinan operasional serta tingginya permintaan pasar. Sepanjang 2025, ITSEC terus memperkuat misinya dalam menghadirkan solusi keamanan siber yang terukur, skalabel, dan relevan terhadap ancaman digital. Perusahaan mempertajam fokus pada pemanfaatan AI sebagai force multiplier yang praktis. Tidak hanya untuk mendorong inovasi produk dan layanan, tetapi juga untuk mencetak profesional keamanan siber dan AI yang siap menjawab kebutuhan sektor publik dan swasta yang terus meningkat. SOROTAN KINERJA 2025 Sepanjang tahun 2025, ITSEC memperkokoh posisinya sebagai perusahaan keamanan siber dan AI terdepan di Indonesia melalui pencapaian di berbagai bidang berikut: * Kinerja keuangan: Mencatat hasil keuangan yang lebih kuat, didukung oleh eksekusi yang disiplin serta permintaan pasar yang stabil terhadap solusi keamanan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Des 30, 2025 4 minutes read
Presiden Direktur ITSEC Asia (CYBR) Patrick Dannacher Raih Penghargaan CEO of the Year APAC 2025
News

Presiden Direktur ITSEC Asia (CYBR) Patrick Dannacher Raih Penghargaan CEO of the Year APAC 2025

Jakarta, 9 Februari 2026 - PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) mengumumkan bahwa Presiden Direkturnya Patrick Dannacher dianugerahi penghargaan CEO of the Year APAC dalam kategori Solution Provider pada ajang The Fast Mode Awards 2025 yang diselenggarakan pada 6 Februari 2026. Penghargaan yang diselenggarakan oleh media teknologi telekomunikasi global The Fast Mode ini diberikan kepada pemimpin eksekutif yang dinilai berhasil menghadirkan pertumbuhan transformatif inovasi berkelanjutan serta dampak nyata bagi ekosistem teknologi dan konektivitas di kawasan Asia Pasifik. Penghargaan tersebut mengakui kepemimpinan Patrick Dannacher dalam mendorong transformasi ITSEC Asia dari penyedia solusi keamanan siber berbasis produk terpisah menjadi perusahaan keamanan siber berbasis platform dan layanan terpadu yang terukur dengan standar operasional kelas telko di Asia Tenggara. Penilaian juga menyoroti kontribusi signifikan ITSEC Asia dalam memperkuat ketahanan siber nasional Indonesia melalui pengembangan kapabilitas keamanan siber lokal serta perlindungan yang lebih tangguh bagi sektor sektor kritikal. Di bawah kepemimpinan visioner Patrick Dannacher, ITSEC Asia berhasil mengembangkan dan mengkomersialisasikan seri solusi IntelliBroń, produk keamanan siber pertama yang sepenuhnya dikembangkan di Indonesia. IntelliBroń mengintegrasikan analitik ancaman

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Feb 13, 2026 3 minutes read
ITSEC Asia (IDX: CYBR) Bersama UNFPA Resmikan Program SHECURE Digital
News

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Bersama UNFPA Resmikan Program SHECURE Digital

Jakarta, 27 Februari 2026—Hampir 2 dari 3 perempuan di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan digital. Di Indonesia, sekitar 7,2 juta perempuan pernah mengalami kekerasan digital oleh bukan pasangan di sepanjang hidup mereka, menurut Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024. Perempuan berusia 15-24 tahun paling banyak mengalami kekerasan di ruang-ruang digital ini. Untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak di ruang digital, PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) perusahaan keamanan siber terdepan di Indonesia, bersama United Nations Population Fund (UNFPA), badan Perserikatan Bangsa Bangsa yang fokus pada kesehatan seksual dan reproduksi serta kependudukan  secara resmi meluncurkan ”SHECURE Digital” sebagai inisiatif nasional. Peluncuran ini dihadiri juga oleh Menteri Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA) Arifah Fauzi, sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang aman inklusif dan berorientasi pada perlindungan. “SHECURE Digital” mengintegrasikan edukasi perlindungan diri digital, perlindungan teknologi berbasis privasi dan advokasi berbasis data untuk mencegah dan menangani kekerasan berbasis gender online serta eksploitasi digital. Program ini diluncurkan di tengah meningkatnya risiko kekerasan berbasis gender online yang dialami perempuan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Feb 27, 2026 5 minutes read

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe