Logo
News

ITSEC Asia Catat Kinerja Kuat di Q2 2026, Laba Usaha Melonjak 1.171% YoY

Sorotan Kinerja Keuangan Q2 2026: - Laba sebelum pajak melonjak 1.407% secara tahunan (YoY) menjadi Rp22,69 miliar - Laba usaha meningkat 1.171% YoY menjadi Rp23,01 miliar - Pendapatan tumbuh 21% YoY menjadi Rp115,03 miliar

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Sep 01, 2026
ITSEC Asia Catat Kinerja Kuat di Q2 2026, Laba Usaha Melonjak 1.171% YoY

PT ITSEC Asia Tbk, perusahaan keamanan siber pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, mengumumkan kinerja keuangan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Berdasarkan perhitungan dari laporan keuangan Januari–Juni 2026 yang telah dipublikasikan, pendapatan ITSEC Asia pada Q2 2026 tercatat sebesar Rp115,03 miliar, tumbuh 21% dari Rp95,05 miliar pada Q2 2025. Laba sebelum pajak Q2 2026 berdasarkan perhitungan tercatat sebesar Rp22,69 miliar, meningkat 1.407% dari Rp1,51 miliar pada Q2 2025, sehingga margin laba sebelum pajak meningkat dari 1,6% menjadi 19,7%.

Laba bruto Q2 2026 berdasarkan perhitungan mencapai Rp52,09 miliar, meningkat 12% dari Rp46,52 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba usaha Q2 2026 berdasarkan perhitungan tercatat sebesar Rp23,01 miliar, tumbuh 1.171% dari Rp1,81 miliar pada Q2 2025, sehingga margin laba usaha meningkat dari 1,9% menjadi 20,0%.

Posisi keuangan ITSEC Asia juga terus menguat. Total aset Perseroan tercatat sebesar Rp485,4 miliar per 30 Juni 2026, dibandingkan Rp416,5 miliar pada akhir Desember 2025. Total ekuitas meningkat menjadi Rp312,4 miliar dari Rp256,2 miliar enam bulan sebelumnya.

Patrick Dannacher, Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, mengatakan kinerja Q2 2026 mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan serta waktu realisasi sejumlah proyek utama pada periode tersebut.

“Kinerja kuartal kedua mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang terus berlanjut serta realisasi sejumlah proyek utama pada periode tersebut. Pendapatan meningkat 21% secara tahunan, sementara kami mencatat peningkatan yang kuat pada laba usaha dan laba sebelum pajak. Fokus kami saat ini adalah menjaga momentum tersebut sekaligus meningkatkan margin pelaksanaan proyek seiring pertumbuhan bisnis,” ujar Patrick

Indikator

Q2 2025

Q2 2026

Pertumbuhan

Pendapatan

Rp95,05 miliar

Rp115,03 miliar

21%

Laba bruto

Rp46,52 miliar

Rp52,09 miliar

12%

Margin laba bruto

48,9%

45,3%

Laba usaha

Rp1,81 miliar

Rp23,01 miliar

1.171%

Margin laba usaha

1,9%

20,0%

Laba Sebelum Pajak

Rp1,51 miliar

Rp22,69 miliar

1.407%

Margin laba Sebelum Pajak

1,6%

19,7%

Catatan: Angka Q2 dihitung berdasarkan Laporan Keuangan Januari–Juni 2026 yang telah disampaikan, ditelaah secara terbatas tanpa modifikasi dan disusun sesuai POJK 14/POJK.04/2022. Angka pembanding tahun 2025 tidak diaudit maupun ditelaah.

Catatan: Angka Q2 dihitung berdasarkan Laporan Keuangan Januari–Juni 2026 yang telah disampaikan, ditelaah secara terbatas tanpa modifikasi dan disusun sesuai POJK 14/POJK.04/2022. Angka pembanding tahun 2025 tidak diaudit maupun ditelaah.

Untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, ITSEC Asia membukukan pendapatan sebesar Rp201,2 miliar, dibandingkan Rp230,4 miliar pada Semester I 2025, serta laba bersih sebesar Rp34,3 miliar. Laba bersih pada Semester I 2025 tercatat sebesar Rp36,7 miliar.

Laporan keuangan Semester I 2026 juga mencatat manfaat pajak sebesar Rp28,9 miliar. Perseroan memperkirakan realisasi proyek akan lebih banyak terjadi pada Semester II 2026.

Pada Juli 2026, PT ITSEC Asia Tbk dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman. Kerja sama tersebut mencakup solusi keamanan siber, pengembangan kapabilitas Security Operations Center (SOC), pengembangan talenta melalui Academy serta pengembangan bisnis untuk menjangkau kebutuhan BUMN dan pemerintah provinsi maupun daerah.

Pada bulan yang sama, PT ITSEC Asia Tbk dan PT Len Industri (Persero) juga mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan induk DEFEND ID untuk menyediakan kapabilitas keamanan siber dalam mendukung mandat C4ISR/C5ISR perusahaan.

Ke depan, ITSEC Asia terus melihat peluang di segmen BUMN dan pemerintah. Perseroan memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi, termasuk melalui kerja sama dengan PT INTI dan DEFEND ID, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap perlindungan sistem dan infrastruktur digital.

Di sisi pengembangan talenta, ITSEC Cyber & AI Academy tetap menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan. Kebutuhan tersebut semakin meningkat seiring percepatan adopsi digital dan bertambahnya kebutuhan organisasi terhadap tenaga profesional dengan kemampuan teknis di bidang keamanan siber dan AI.

Perseroan juga melihat perkembangan kebijakan keamanan siber Indonesia sebagai faktor yang dapat memperluas kebutuhan pasar. Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) yang saat ini masih dalam proses pembahasan diperkirakan dapat memperluas kewajiban keamanan siber pada infrastruktur kritis dan ekosistem pendukungnya.

Memasuki Semester II 2026, ITSEC Asia akan tetap berfokus pada pelaksanaan proyek, pengembangan bisnis serta penguatan kapabilitas keamanan siber dan AI untuk mendukung pertumbuhan Perseroan.

Pada 5 Agustus 2026, saham CYBR masuk ke dalam IDX SMC Liquid Index (IDXSMC-LIQ) dalam evaluasi indeks terbaru, mencerminkan peningkatan likuiditas perdagangan dan memperluas visibilitas Perseroan di kalangan investor institusi.

“Kami terus melihat peluang di segmen korporasi, BUMN dan pemerintah. Fokus kami pada semester kedua adalah mengubah peluang tersebut menjadi proyek yang dapat dieksekusi dengan baik dan memberikan pertumbuhan yang sehat. Kami juga akan terus memperkuat kapabilitas di bidang keamanan siber, AI dan pengembangan talenta sebagai bagian dari pertumbuhan jangka panjang ITSEC Asia,” tutup Patrick

Share this post

You may also like

ITSEC Asia (IDX: CYBR) dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber
News

ITSEC Asia (IDX: CYBR) dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber

Jakarta, 14 Desember 2026 – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, menggandeng ADIGSI (Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia) meluncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber. Inisiatif ini merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan siber Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM), kepemimpinan, dan kolaborasi ekosistem, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Road to ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026. Program ini akan dilaksanakan melalui peluncuran nasional dalam dua fase selama enam bulan pada tahun 2026, dengan menargetkan lebih dari 1.000 peserta di seluruh Indonesia. Peserta mencakup perwakilan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta, mulai dari praktisi tingkat operasional hingga jajaran kepemimpinan senior. Ketahanan siber saat ini tidak lagi hanya menjadi tantangan teknologi, tetapi telah menjadi tanggung jawab kepemimpinan dan tata kelola. Melalui program ini, ITSEC membangun jalur nasional yang terstruktur untuk menghubungkan kesiapan operasional sehari-hari dengan pengambilan keputusan di tingkat eksekutif, sehingga keamanan siber tertanam sebagai bagian integral dari kepemimpinan organisasi. Penguatan ketahanan siber nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat serta komitmen kepemimpinan yang nyata.

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Jan 19, 2026 — 3 minutes read
ITSEC Asia Pacu Pertumbuhan Keamanan Siber Berbasis AI di 2025
News

ITSEC Asia Pacu Pertumbuhan Keamanan Siber Berbasis AI di 2025

Press Release
2025 Highlights
Performance
Cybersecurity
Innovation
ITSEC

Jakarta, Indonesia | 30 Desember 2025 – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) hari ini menyampaikan pencapaian utama kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025, yang ditandai dengan penguatan eksekusi layanan keamanan siber bagi segmen enterprise, inovasi berkelanjutan melalui solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), perluasan pengembangan kapabilitas melalui ITSEC Cybersecurity & AI Academy, serta peningkatan kinerja keuangan yang mencerminkan kedisiplinan operasional serta tingginya permintaan pasar. Sepanjang 2025, ITSEC terus memperkuat misinya dalam menghadirkan solusi keamanan siber yang terukur, skalabel, dan relevan terhadap ancaman digital. Perusahaan mempertajam fokus pada pemanfaatan AI sebagai force multiplier yang praktis. Tidak hanya untuk mendorong inovasi produk dan layanan, tetapi juga untuk mencetak profesional keamanan siber dan AI yang siap menjawab kebutuhan sektor publik dan swasta yang terus meningkat. SOROTAN KINERJA 2025 Sepanjang tahun 2025, ITSEC memperkokoh posisinya sebagai perusahaan keamanan siber dan AI terdepan di Indonesia melalui pencapaian di berbagai bidang berikut: * Kinerja keuangan: Mencatat hasil keuangan yang lebih kuat, didukung oleh eksekusi yang disiplin serta permintaan pasar yang stabil terhadap solusi keamanan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Des 30, 2025 — 4 minutes read
PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Siap Percepat Ekspansi di Tengah Meningkatnya Kebutuhan Keamanan Siber
News

PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) Siap Percepat Ekspansi di Tengah Meningkatnya Kebutuhan Keamanan Siber

Jakarta, 21 Mei 2026 — PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia/Perseroan) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, hari ini menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang menegaskan komitmen Perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta kesiapan organisasi untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya. Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan serta pelaporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) dan Waran Seri I sebagai bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas Perseroan kepada seluruh pemangku kepentingan. Perseroan mencatat laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp68,35 miliar. Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembentukan cadangan wajib sebesar Rp100 juta sesuai ketentuan yang berlaku, sementara sisanya akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha Perseroan ke depan. Sejalan dengan keputusan tersebut, Perseroan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Langkah ini mencerminkan fokus Perseroan dalam menjaga disiplin finansial sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang. Perseroan

ITSEC AsiaITSEC Asia
|
Mei 22, 2026 — 4 minutes read

Receive weekly
updates on new posts

Subscribe